Kec. Girimaya
Kota Pangkalpinang - Kepulauan Bangka Belitung
| Hari ini | : | 2 |
| Kemarin | : | 53 |
| Total | : | 78.029 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.217.116 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |
| Nama Kelurahan | : | Pasar Padi |
| Kode Kelurahan | : | 1971071001 |
| Kecamatan | : | Girimaya |
| Kode Kecamatan | : | 197107 |
| Kota | : | Pangkalpinang |
| Kode Kota | : | 1971 |
| Provinsi | : | Kepulauan Bangka Belitung |
| Kode Provinsi | : | 19 |
| Kode Pos | : | 33142 |
MAREO EBTANA, S.E
MAREO EBTANA, S.E
RIYANTO, S.AP
SEPTA PUTRI, S.S
YULIA
HENY SARTIKA
SHANNIA MAHARANI, S.Pd
ROZA MUSTIANA, S.Ikom
M. HASAN
ERWANSYAH
PERY
CANDRA SUTJINTO
EDI SALAM
SOBIRIN

Kel-pasarpadi@pangkalpinangkota.go.id
Layanan Pengaduan
Jl. Garut RT.005 RW.003, Kecamatan Girimaya, Kota Pangkalpinang - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Operator Kelurahan | 27 Mei 2026 | 11 Kali dibuka
Operator Kelurahan
27 Mei 2026
11 Kali dibuka
Ada dua peristiwa penting yang terjadi di bulan Mei pada Bangsa Indonesia. Yaitu Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei dan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Mei. Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional saling bertautan erat karena pendidikan adalah akar dari kesadaran berbangsa yang memicu pergerakan nasional. Bagaimana peran penting Pendidikan dalam mengembangkan nasionalisme bagi segenap bangsa Indonesia?
Pada masa perjuangan Pendidikan membuka kesadaran. Segelintir pribumi yang mendapatkan privilege bersekolah melahirkan kaum terpelajar. Kaum terpelajar ini yang menjadi cikal bakal terbentuknya kesadaran berbangsa dan bertanah air satu. Dari sini tercetuslah organisasi pergerakan pertama yaitu Boedi Oetomo yang lahir pada tanggal 20 Mei 1908 di Jakarta yang kemudian hari terbentuknya kita peringati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Organisasi ini lahir dari ilmu. Kaum terpelajar ini menggunakan ilmu dan kesadaran baru untuk mendirikan organisasi modern, bukan lagi perlawanan kedaerahan.
Ki Hajar Dewantara berperan besar dalam membentuk kesadaran berbangsa dengan mendirikan perguruan Taman Siswa sebagai sarana perlawanan terhadap sistem pendidikan kolonial Belanda. Peran Ki Hajar Dewantara dalam Taman Siswa menjadi Langkah awal membangun fondasi pendidikan nasional Indonesia yang menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan bangsa. Taman Siswa membuka akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Ki Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa sebagai bentuk perjuangan melawan sistem pendidikan kolonial yang diskriminatif. Melalui Taman Siswa, beliau menggabungkan nilai-nilai budaya Jawa dengan metode pendidikan modern. Sekolah ini memberikan kesempatan belajar kepada anak-anak dari berbagai latar belakang sosial, termasuk mereka yang kurang mampu secara ekonomi. Karena jasanya dalam membentuk fondasi Pendidikan di Indonesia, hari lahir Ki Hajar Dewantara diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Melalui Pendidikan, terbentuklah manusia Indonesia yang cerdas yang menyatukan kecerdasan itu dalam semangat kebangsaan untuk bangkit melawan penjajah menuju kemerdekaan.
Nasionalisme tidak pernah usang dan tidak akan pernah hilang dari bangsa kita. Nasionalisme harus tetap menjadi identitas yang melekat bagi segenap bangsa Indonesia. Nasionalisme sebagai ideologi harus tercermin dalam berbagai bentuk, seperti cara berpikir, mental, dan perilaku positif dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat. Nasionalisme bukan pada sekadar memperingati hari-hari besar nasional, melainkan harus terbangun kesadaran untuk mengimplementasikan nilai-nilai luhur keindonesiaan kita sebagai bangsa yang telah lama merdeka dan berdaulat.
Bagaimana peran pendidikan dalam membentuk dan mengembangkan rasa nasionalisme bagi segenap anak bangsa khususnya dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045? Hari kebangkitan Nasional bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, persatuan, serta pentingnya pendidikan dan peran generasi muda dalam membangun bangsa. Semangat kebangkitan yang diharapkan dapat terus menginspirasi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan Indonesia.
Pendidikan merupakan elemen kunci dalam mencapai banyak tujuan SDGs di Indonesia. Dengan investasi yang tepat dan kebijakan yang efektif, pendidikan dapat menjadi pendorong utama dalam mengurangi kesenjangan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan masyarakat yang lebih adil dan berkelanjutan. Hari Kebangkitan Nasional mengingatkan kita akan pentingnya pendidikan dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih baik dan sejahtera.
Menggapai Indonesia Emas melalui pendidikan sebagai fondasi Kebangkitan Nasional adalah sebuah konsep yang menekankan pentingnya peran pendidikan dalam membangun dan memajukan bangsa Indonesia. Pendidikan yang berkualitas diyakini sebagai kunci utama untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompeten, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat global. Melalui pendidikan, generasi muda Indonesia dapat mengembangkan keterampilan, pengetahuan, dan karakter yang diperlukan untuk menghadapi tantangan masa depan dan memajukan negara.
“Pendidikan adalah fondasi utama. Ketika Anda membangun sistem pendidikan yang kuat, secara otomatis Anda sedang merancang masa depan bangsa yang hebat.". Selamat mewujudkan semangat Hari Pendidikan dan Hari Kebangkitan Nasional.
Sumber:
https://journal.unindra.ac.id/index.php/jagaddhita/article/download/4190/2094
MAREO EBTANA, S.E
MAREO EBTANA, S.E
RIYANTO, S.AP
SEPTA PUTRI, S.S
YULIA
HENY SARTIKA
SHANNIA MAHARANI, S.Pd
ROZA MUSTIANA, S.Ikom
M. HASAN
ERWANSYAH
PERY
CANDRA SUTJINTO
EDI SALAM
SOBIRIN
Jl. Garut RT.005 RW.003
Kecamatan Girimaya, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - 33142
Email kel-pasarpadi@pangkalpinangkota.go.id
© 2026 - Kelurahan Pasar Padi, Pemerintah Kota Pangkalpinang
Dikembangkan oleh: Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pangkalpinang
Kirim Komentar